Selasa, 14 Februari 2017

Untuk Esok - #30DWCHari14

Ntah mengapa, tak seperti biasanya aku tak semangat berdoa di kala hujan

Mungkin saja karena di setiap waktu yang mustajab ini, doaku selalu sama, sehingga diriku sendiri menjadi bosan, aku tidak tau bagaimana dengan Allah SWT, mungkin ia juga merasa penasaran mengapa doa yang ku panjatkan selalu sama.

Sama-sama mendoakan harap yang sama dengan yang sama merindukan mimpi yang sama, sebenarnya siapa kamu pengharap yang sama denganku?

Mau tidak mau, aku harus tidak mau, mengharapkan sebuah nama di dalam doa, karena sejatinya yang mencintaku adalah Allah SWT

Ruang kosong dalam hati dan pikiranku terbuka karena sering melupakanNya, oh Tuhan, maafkanlah aku kali ini

Bolehkah doa ini menjadi harapku yang terakhir dengan menyelipkan anganku? Aku harap boleh… 

Dan aku percaya tanpa aku mengharapkan itu pun, kau maha mengetahui sedalam-dalamnyaharta karun impian dalam jiwa-jiwa patahku.


Kedua tangan ini kugosokkan agar menciptakan kehangatan di setiap sisinya, kuangkat di depan wajahku dengan penuh hayat, kupanjatkan doa dengan harap hujan menyampaikan aliran air dengan pesan doaku kepada asa yang tepat.

Harap singkatku untuk apapun yang menghadangku di masa depan, semoga aku bisa menghadapi dan melewatimu dengan baik, ujianku.

#30DWCJilid4

Tidak ada komentar:

Posting Komentar