Aku berjalan ditengah
pantai yang kosong
Melihat desir ombak
yang melambai tegas nan indah dari kejauhan
Sembari memandangi
sekitar, mataku terpana kepada satu sosok tegap dengan kemeja dan celana jeans
selutut
Rasanya aku ingin
menyapamu, bertanya “Siapa namamu?”
Tetapi “Siapa aku?”
Teman bukan, saudara
bukan, apalagi kekasih
Aku hanya dapat
menikmatimu dari kejauhan
Senyuman yang
memancing egoku untuk memulai perjumpaan kita, sangat mengusik jantungku yang
biasanya berdetak dengan lelah, namun karenamu ia berdetak lebih kencang
Kalau kata Dewa 19 “Seperti genderang mau perang”
Beranikan sajalah
langkah ini, toh setidaknya walau tak mengenalmu, aku bisa melihatmu dengan gratis
secara lebih dekat
Dekat… Semakin dekat,
dan pemilik tubuh itu pun berbalik menawarkan parasnya pada mataku
Seandainya saja aku
berani, Arjuna sekejapku, kucari kau lagi esok hari
#30DWCJilid4
Tidak ada komentar:
Posting Komentar