Aku terpaku lagi, dengan banyak cobaan yang aku lalui, dan kamu menjadi salah satunya kini
Izin ya? Menyantumkan kamu dalam tulisan ini, semoga kamu mendapat berkah atas itu (apa berkahnya?)
Tak bisa lagi aku pungkiri, kemarin hari bertemu makin membuat berpikir berkali-kali untuk mencari lagi
Bolehkah aku bertanya-tanya tentang dirimu kini dan nanti?
Arjuna sekejap di pinggir pantai tempo hari, maafkan aku menjadikanmu sebuah mimpi
Mengganggumu dengan hawa keingintahuanku, bagaikan bangsat kecil diam-diam berbau
Maafkan aku, untuk beribu kalinya, aku sangat mengagumi adamu disini
Satu
Dua
Tiga
Empat
Lima
Harus berapa lama dan berapa kali aku menghitung hari untuk bertemu denganmu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar