Selasa, 07 Februari 2017

Amanah - #30DWCHari7

#30DWCHari7 #30DWCJilid4
Untuk menaruh hal yang satu ini, Dia tak pernah salah dalam memilih pundak. Semuanya sudah dipertimbangkan, jauh sebelum kita tercipta di dunia. Saat kau menerimanya, hanya ada 2 kemungkinan dari selesainya amanah itu. Terhinakan atau termuliakan

Dibalik semua itu, ada seorang pemimpin yang rela lelah memikul segala tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Bukan hanya seorang pemikir hebat, tetapi juga insan yang rela terjatuh dan bangkit lagi demi mengemban amanahnya.

Dia yang memiliki kepekaan sosial yang tinggi, ingin berkontribusi untuk merubah dunia menjadi lebih baik dengan segala solusi yang ia cari. Seorang yang telah selesai dengan urusan pribadinya dan lebih menomorsatukan kepentingan bersama, dan yang paling rela berkorban di garda terdepan sebuah perjuangan. Dapat merangkul segala jenis aspirasi dalam satu waktu menjadi sebuah pemikiran hebat.

La tahzan, Innallaha ma'ana. Dikala semuanya terasa berat, bahkan waktu semakin cepat bergulir, memaksa untuk bergerak cepat. Ketahuilah pemimpin, Allah SWT adalah Satu Zat yang selalu berada di tiap sisi
Ia siap mendengarkan dan memberi jawaban terbaik, saat semua manusia berbalik arah menjauh, ataupun semua orang tak bisa memberikan solusi yang terbaik untukmu.

Ingatlah, jikalau amanah teremban olehmu, seorang pemimpin, dan kau mulia dalam mengerjakannya, niscaya pahala yang melimpah akan datang kepadamu, karena kamu telah memberikan suatu pelajaran yang baik dalam hidup, dengan membantu menyelesaikan tugas dunia dan memotivasi orang lain untuk bergelut dalam potensi kebaikan pula.

Jangan takut untuk bergerak dalam kebaikan, jangan takut untuk salah, dan jangan takut untuk kembali pulang, mulai memperbaiki segalanya dari awal disaat kegagalan menimpamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar