Rabu, 08 Februari 2017

Setahun Lalu - #30DWCHari8

#30DWCJilid4

Saat itu pakaianku sehari-hari masih putih abu-abu, terkadang tidur juga tak kuganti. Aku teringat saat nenekku memarahiku karena tidak membuka kaus kaki sebelum beranjak keatas ranjangku. Oh masa SMA, entah kuingin sebut kelam atau bahagia, saat itu adalah waktu paling berwarna yang pernah ada dihidupku.

Tepatnya bulan Februari, setahun lalu, galau melanda diriku, seharusnya aku sudah siap akan kenyataan bahwa aku akan menghadapi ujian-ujian akhir di sekolah, tetapi aku malah mempersalahkan masa lalu karena tidak belajar dengan baik untuk mempersiapkan saat-saat terakhir di SMA.

“Mau jadi apa aku?” hatiku bergumam.

Februari waktu itu adalah saat dimana aku menangis di dalam dekapan teman-teman dekatku, aku berkata pada mereka “Jikalau kalian berkuliah lebih dulu daripada aku, aku masih tetap teman kalian kan?”, sungguh berat rasanya kala itu, membayangkan sangat tidak siapnya aku melepas seragam putih abu-abu yang sebentar lagi tidak perlu melekat di tubuhku setiap hari.

Namun, yang namanya sahabat memang tidak akan pernah pergi meninggalkan sendirian, dialah yang tak pernah henti membantuku dalam doa dan berikhtiar. Memotivasiku agar aku selalu mencari jalan terbaik dan tidak menyerah dalam menjalani hidupku. Kalau dipikir, berapa kali aku berpikir untuk berputar-putar arah mencari jati diri alias jurusan yang aku inginkan? Wah, tak habis pikir, serasa setengah mati.

Tetapi semua jerih payahku, kepusinganku saat Februari kelabu tidak terbayar sia-sia, ini aku sekarang di Februariku, mahasiswi Tata Busana dengan almamater hijau UNJ tercintaku, terima kasih kawan, sahabat tercintaku, keluargaku terutama nenek dan ibuku. Tanpa cinta kalian, aku tidak akan melangkah sejauh ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar