Senin, 20 Februari 2017

Bitter (Part 2) - #30DWCHari19

Belum sempat Lila meneruskan perkataannya, sesosok tegap dengan penampilan serba hitam memasuki Café dan menuju antrian pembelian. Nafas dinginnya terlihat mengepul putih ditengah dinginnya cuaca saat itu. Kedatangannya membuat Lila terbata, siapa memang?

“Original Espresso” pesan lelaki itu kepada waitress yang berada di hadapannya.
Lelaki itu memejamkan matanya sejenak sembari mencium bebauan kopi yang tersebar dengan hangat di Café tersebut, sampai akhirnya ia membuka mata dan pandangannya terfokus kepada seseorang yang duduk di sudut ruangan, Lila.

Suasana senyap antara mereka berdua terpaut beberapa detik sebelum waitress memecahkannya dengan menyajikan segelas espresso hangat yang siap untuk dibawa oleh lelaki itu.

“Mata bulat itu…” batin Lila menggumam pelan saat melihat lelaki itu berlalu begitu saja tanpa menyapa.

“Cel, kau lihat siapa tadi?” tanya Lila kepada Marcell yang sedang memperhatikan ekspresi Lila.
“Ya, aku lihat Alan… Sosok yang baru saja kau ceritakan, speechless kah?” perkataan Marcell tidak membuat Lila berpikir terlalu keras.

”Tentu”                                                                                       

Satu kata yang dikeluarkan oleh Lila untuk menjawab segala keheningan yang ada.

 #30DWCJilid4

Tidak ada komentar:

Posting Komentar