Rabu, 10 Mei 2017

Saya - 4

“Dik,”

“Iya?”

“Kenapa kamu nggak nulis tentang jiwa anak yatim dan piatu aja? Sepertinya itu cocok, apalagi kamu adalah calon sarjana S2 Psikologi Klinis, mas yakin itu jadi topik bagus”

Tangan Aira terkepal dibawah meja kafe, seakan-akan ingin menuntaskan amarahnya, namun ia menunduk tertahan.

Cukup mas, aku tak mau ingat lagi

Hatinya terasa gemerutuk, namun dirinya menyembunyikan itu semua dalam diam, mencoba berpura-pura tangguh didepan lelaki yang ia sayangi itu, satu-satunya yang ia harapkan tidak pergi seperti Ayah dan Ibunya.

“Oh iya ya bagus? Aku coba deh mas buat penelitian”

“Maafin mas yo, dik… Ga maksud mengingatkanmu”

“Ndak apa mas, yang terbaik bagi kamu, terbaik bagi aku juga kok”

Iya, meski sulit menerima kenyataan awalnya

#30dwcday23 #squad8

Saya - 3

Ntah apa yang dipikirkan Aira remaja saat itu, ditengah keterpurukannya ia bisa bangkit dan akhirnya berusaha untuk mencari ilmu sampai dia sekarang menjadi salah satu siswi di perguruan tinggi ternama di Jakarta.

“Ai, bagaimana skripsimu?” suara lelaki yang berdiri di belakang tubuh Aira sangat mengagetkan.

“Belum, mas… Aku masih mencari topik”                     

“Mas bantu ya?”

“Ndak mas, aku sendiri aja”


Mas?’ Mungkin aneh jika di dengar orang lain, Aira mengobrol dengan Gibran yang merupakan dosennya dan memanggilnya dengan sebutan itu, kalau orang lain sudah tau, mereka akan berkata bahwa itu adalah sebuah kewajaran antara pasangan suami istri. Melihat wajah Aira yang kusut, Gibran merasa hafal dengan keresahan istrinya itu, apalagi secangkir teh yang menjadi ciri khas permasalahan rutin yang mereka berdua hadapi.

#30dwcday22 #squad8

Saya - 2

“Ayah, ini hari libur… Aira mau bobok lagi…”

“Nanti kalau kamu jadi Ibu, kamu harus bangun pagi Ai”

“Emangnya Ibu bangun pagi terus ya Ayah?”

“Bukan hanya bangun pagi, Ai… Ibu bangunin Ayah juga, nanti Aira yang bangunin Ayah kalau Aira sudah besar ya”

Delapan belas tahun berlalu, rekam jejak Aira saat dirinya berumur  7 tahun itu masih terikat kuat dalam tali memori Aira. Sekarang semua hanyalah kenangan yang sangat dirindukan semata, tak ada satupun orang yang bisa kembali ke masa lalu dan mengembalikan apa yang sudah tiada.


Aira duduk termenung sendirian sambil menghirup wewangian secangkir teh miliknya di teras kafe, matanya memperhatikan ke sekeliling dengan teduh seakan-akan alam adalah temannya. Iya, Aira sendirian sekarang, setelah sang Khalik merindukan kedua orang tuanya dan menjemput mereka untuk kembali pulang saat Aira masih berumur 16 tahun.

#30dwcday21 #squad8

Saya - 1

1.       Prolog
Mulai darimana ya?

Kok saya bingung…

Saya bingung bagaimana memulainya, karena rasa itu datang tanpa kata “Hai” ataupun 

“Assalamualaikum”

Seketika aroma daun teh menyeruak di ruangan kamar dengan seorang anak perempuan di dalamnya, masih dengan posisi badan yang tergeletak pasrah diatas ranjang. Pastilah pasrah, tak mungkin orang yang sedang tidur tapi menggeliat bergerak tak karuan. Wangi teh tubruk sewaktu pagi hari menandakan sudah waktunya mata yang tertutup untuk dibangunkan agar bisa melihat indahnya sang pagi.

“Cantik, bangun…” ucap seorang lelaki tua sembari menyibakkan rambut si kecil yang sedang tertidur itu.


Aira, balita itu menguap sejenak dan mencoba bangkit dari ranjangnya yang memabukkan kala pagi di hari minggu.

#30dwcday20 #squad8

Dalam Sebuah Yakin

Ntah hanya aku atau yang lain pun merasakan

Sebuah penyakit nurani adalah satu-satunya penyakit yang hanya bisa disembuhkan oleh Allah

Rasa sakitnya berada di bagian yang tak terlihat, namun terasa hadirnya

Terkadang kita terlalu berlarut-larut dalam kisah pahit yang kita torehkan sendiri nodanya, padahal itu semua tak perlu, semua masalah itu hanyalah pertanda bahwa Allah sedang merindukanmu sobat

Dia ingin pengharapan lebih darimu, Dia ingin cintamu tak mengharap selainNya, susah ya?

Aku pun mengalaminya, kutemukan kepastian itu hanyalah dari kitab tercinta Al Quran

“Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap”

“Jangan berharap kepada manusia, karena mereka akan mengecewakanmu. Tetapi berharaplah hanya kepada Allah karena Dia akan memberikan yang terbaik untukmu”


“Berdoalah kepada Allah dengan penuh keyakinan akan dikabulkan. Dan ketahuilah bahwa Allah tidak menerima doa dari hati yang kosong dan lalai”

#30dwcday19 #squad8

Ikhtiar

Kesungguhan ini memberiku keberanian

Yang dapat menjatuhkanku pada akhirnya

Sekaligus membuatku belajar

Batasnya hanya sehelai benang tipis saja

Namun tetap aku yakin, karena aku percaya Sang Pemberi Takdir tidak akan memberi kecewa

Aku mohon, tak perlu kamu tau

Biar aku simpan sendiri, karena seorang pemimpin sudah seharusnya selesai dengan urusan hati

Aku tidak ingin mengganggu, dan ingin membuatmu selesai dengan segala urusan hati

Izinkan aku membiarkanmu lebih baik dengan cara yang telah diberikanNya melalui Al Qur'an & Hadits

Kepercayaan bahwa kita akan berpasang-pasangan pada akhirnya merupakan sebuah energi yang selalu aku selipkan dalam lelahku, maafkan aku tidak memberi tau, setidaknya sendiriku tidak sendiri berkat kisah ini yang telah Ia berikan padaku


Terima kasih karena pernah ada di dalam hidupku, meski hanya sekedar lewat menurutmu, ataupun tak pernah ada bagimu, setidaknya energi yang kamu berikan karena kisah ini cukup mempengaruhi hidupku, tak perlu kamu tau, biar semua ini menjadi rahasiaku dan DiriNya, tentang siapa “kamu” dan mengapa aku ingin kamu ada

#30dwcday18 #squad8

Ikrar

Aku belajar menyimpan segalanya sendiri
Karena perihal menyimpan hati bukanlah perkara mudah
Aku mencintaimu dengan sabar

Karena mempertahankan dalam diam tidak semudah membalik telapak tangan

Dengan kuasaku yang sebatas berdoa dari kejauhan

Kuhibur diriku dengan menganggap jarak terjauh hanya waktu yang bergulir diantara kita

Istiqomah, itulah yang kukejar, mencintai Satu Zat yang selalu paling mencintaiku
Aku harus belajar untuk tidak perduli

Meski itu sama saja membunuh hati

Biar Tuhan yang menjadi penghidupku lagi
Kalau kamu tidak pernah datang, mungkin saja aku tidak akan pernah memandangmu

Tidak akan berpikir untuk mendoakanmu

Biarlah yang lalu berlalu, kuambil segala hikmah itu
Sekarang, cita-citaku hanya ingin membuat langit bergetar karena doaku, untuk nama yang tak tersebut lisanku, namun kusimpan di pojok teraman hatiku… Doa yang menginginkan surga terbaik dari Tuhanku… Doa yang ingin selalu memperbaiki diri…
Aku harus sabar, ini ujian, dan juga cinta dari Allah SWT tersayang


#30dwcday17 #squad8